HOT TOPIC
Hati ini telah dibuat oleh Penciptaku bertuliskan nama mu
Di Arsy Allah telah menuliskan namamu dalam lembaran hidupku
Duhai putri ..
Putri yang senatiasa menunggu Pangeran Berkuda Putih menjemput
Putri yang senantiasa memanjatkan Doa di ujung malam
Putri yang senantiasa menjaga kehormatan demi seorang Pangeran yang akan menjemputnya
Sungguh hati ini telah terukir namamu
sungguh jari jemari ini telah ribuan kali menulis nama mu
jiwa-jiwa ini sungguh telah merindu jiwa mu
menunggu saat dimana bibir ini yang menjadi penentunya
menunggu saat dimana Rabb ku mempertemukan kita
Putri tercantik di ujung malam
dalam setiap lantunan Doa ku kusebut nama mu
seperti pula dalam untaian doa mu kau sebut nama ku
aku berharap kita adalah golongan yang Allah telah janjikan syurga
dua insan yang saling mencintai karena Allah
dua insan yang bertemu dan berpisah karena Allah
bumi Allah- senin 21 juni 2010
Labels: nyampah, perjalanan, sendiri
Duhai Istriku tercinta
Aku berharap bisa mengetahui mengapa aku mencitaimu
Aku bolak balik membuka memori ku
aku telusuri kembali cerita masa lalu
tetap saja tak kutemui alasan mengapa aku mencintaimu
Duhai perhiasan dunia tercantik yang Allah hadirkan untukku
sungguh aku tak tau mengapa tiba-tiba saja rasa ini muncul
Tak tau dari mana
apakah aksara yang menimbulkan kata
ataukah kata yang dituang dengan pena
akan tetapi istriku tercinta….
Aku senantiasa berharap dengan aku tak tahu alasan aku mencintaimu
maka sesungguhnya tak ada alasan bagiku untuk meninggalkanmu
Istriku yang teranggun yang dicipta Allah untukku
Sungguh hati ini telah Allah pautkan padamu
dan aku kira itu adalah alasan terbaik dari Penciptaku
bahwa susungguhnya Aku mencintaimu karena Dia lah yang menjadikan hati ini memilih mu...
teruntuk istriku sayang... Bumi Cinta- 21 Juni 2010
Labels: nyampah, perjalanan, sendiri
aku terkadang ingin memutar kaset kembali, mengurai pita yang tergulung rapi di gulungan kehidupanku. aku ingin kembali ke masa silam, menata kembali kehidupanku, menata lagi jiwa ini, tapi itu hanya mimpi semu yan g didapi kita semua dalam sebuah cerita fantasi, kini aku ingin menghadap ke depan, menuju kehidupan nyata ku, inginku mengiringi hidupku dengan keceriaan, kesejukan, tawa anak-anak ku, keceriaan cucu ku dan tentu saja senyum bahagia dari bunda ku dan istri ku....
Ya Allah kuatkanlah iman ku, mantapkanlah pilihanku, tetapkan hati ini ada di jalan-Mu
Ya Muqallibal qulub, Tsabbit qalbi ‘alaa tha’atik ... Ya Muqallibal qulub, Tsabbit qalbi ‘alaa dinnik... Ya Muqallibal qulub, Tsabbit qalbi ‘alaa da'watik Ya Muqallibal qulub, Tsabbit qalbi ‘alaa sabilik......
Labels: nyampah, perjalanan, sendiri
jiwa terasa indah menanti kesejukan pagi
setiap tetes embun kehidupan tercipta pagi ini
malaikat-malaikat bergantian silih berganti menyebarkan rizki
menuliskan jalan cerita alur kehidupan manusia
pagi..
selamat pagi dunia..
menyingsingkan matahari di ufuk timur
cahaya nya menerangi ku
hanngatnya membentuk vitamin d di tubuhku
masih kulihat malaikat itu terbang ....
menambatkan tali kehidupan dan cinta
pagi aku....
masih terlelap...
dua mata yang masih terkatup sepi...
bangunkan ke penatan yang semalam ku pikul...
pagi yang menakjubkan
jangan lah pernah terlewatkan
kokok ayam berisik ..
giliran setan-setan kencing di telinga insan yang terlena
buang hajat memampatkan pendengaran manusia
membuat tuli dari panggilan Ilahi
Labels: nyampah, perjalanan, sendiri
gak tau deh pengen nulis aja...
meski cuma sampah
kata orang saat kita nulisin apa kata hati kita itu lah "nyampah"
nggak tau ...
kiota kadang merasa "serba tau" padahal sebenernya kita tidak tau apa-apa
mending mana " Sok tau " apa "Tau trus sok-sok an"
heheh kayak iklan ajah
btw aku mohon doanya ajah buat semua yang baca
kalo LP3I Tegal Mau Wisudaan ni
mhn doanya biar lancar bin sukses...amiin
trus apa hubunganya sama eksistensi kehidupan yang di judul yah.... hmm nggak tau ah
pantesnya dikasih judul nggak tau aja kali yah.
coz banyak bgt kata2 nggak tau, kalo di bahasa indonesia nanya kata kunci, kalo di english namanya keyword kalo di blog namanya tags
Labels: nyampah, perjalanan, sendiri
kosakata-sedikit demi sedikit beterbangan dari kepalaku
kata- demi kata serasa melayang
serpihan-serpihan ide menjadi berserakan di taman jiwa ini
tak tau mengapa
ribuan kata yang tlah tersusun rapi tiba tiba berbaur dengan buih di samudera aksara tak bertepi
kucoba memilih satu tapi dia kembali terbang
kucoba menangkap satu dari ribuan kata tapi tak kunjung kudapati
mungkin kata ini begitu besar
mungkin lidah ini begitu kelu untuk mengucapnya
tidakkah mungkin kata ini terucap
kepada sesuatu yang terindah kurasa....
....... teruntuk sang dewi
Labels: perjalanan, sendiri
ramadhan menjelang
nggak terasa sudah ramadhan lagi
apa aku bisa sesuci dulu\
apa aku bisa sampai ramdhan tahun ini
ya Alloh
aku ingin lebih baik
ya Alloh
sampaikanlah aku pada bulan ramadhan Mu
Labels: Belajar Islam, perjalanan, sendiri

heheh
kenapa yah...
lagi hari minggu kemaren kayaknya ngrasa salaaaaah banget
semalem apa lagi ngerjain anak orang
abis anaknya nyebelin sih
masak kayak anak sd di jodo2 in gt\
kan setiap orang dah punya jodohnya masing2 yah ...
dan suka- cinta dan rindu emang itu sudah sunnah nya manusia pasti merasakannya
Labels: perjalanan, sendiri
petang ini....
aku baru pulang
mengais-ngais waktu
ku kumpulkan menuju hari yang akan berlalu
waktu kenapa engkau cepat berlalu
meninggalakan jejak langkah yang tak ku tau...
jiwa kenapa kau ini
kadang terbutakan oleh dunia
kadang terbersit niatan yang tak kunjung sempurna...
Ya Alloh Tolong hamba-Mu
jiwa ini kosong
tak terperi sakitnya
jiwa ini sedih
tak tau apa yang kurasa...
Ya Alloh...
kurindu - Mu
Labels: Belajar Islam, perjalanan, sendiri
PKS Tak Percaya Nomor Hoki, yang Penting Undian Fair
0 comments Posted by Andi at 7/09/2008 07:36:00 PMJakarta - KPU berencana melakukan pengundian nomor urut 34 partai peserta pemilu. Sejumlah partai berharap mendapatkan nomor cantik. Tapi ini justru berbeda dengan PKS.
"PKS tidak percaya nomor hoki. Nomor berapa saja, kalau hasil dari Allah kita terima, yang penting cara pengundiannya fair," kata Presiden PKS Tifatul Sembiring saat dihubungi via telepon, Rabu (8/7/2008).
Tifatul melanjutkan, bagi PKS yang utama adalah membantu masyarakat. "Dari pada ribut, kita biasa saja. Toh, pemilu lalu nomor 13 biasa-biasa saja. Kita tidak percaya seperti itu," jelasnya.
Tifatul juga berkomentar terkait banyaknya partai perserta pemilu. "Ya ini kalau menurut saya kemauan partai-partai besar juga, menurut aturan treshold lolos 3 persen tapi oleh partai besar diloloskan semua. Kita setuju-setuju saja, nanti masyarkat akan menyeleksi," jelasnya.
Untuk menghadapi pemilu pun PKS telah mempersiapkan diri dan optimis meraih 20 persen suara. "Kita tentu sudah siap, kita tidak khawatir. Orang cenderung memilih perubahan, buktinya kita sudah menang pilkada di 10 provinsi, dan pilkada di 85 kabupaten dan kota," jelasnya.
Daerah mana yang kira-kira bakal menjadi basis suara PKS? "Jakarta, Banten, wilayah barat Pulau Jawa, dan perkotaan," tandasnya.(ndr/fay)
Labels: perjalanan, sendiri
.jpg)
sore itu mobil kami melaju tak begitu cepat ....
menuju ke Rumah sakit islam harapan anda Tegal di jalan ababil...
untuk menjemput senyum semalam hingga pagi tadi
seorang bidadari kecil putra dari bapak Carpudin mantan Head Of Marketing LP3I (BC) Tegal tempat aku bekerja terlahir kedunia, meski dengan kondisi yang masih kritis
seorang bayi laki-laki dengan bobot 2.1 kg masyalloh....
sesaat kami datang ke RSI dengan sebelumnya kami menyempatkan diri mampir membeli oleh-oleh ala kadarnya di warung roti di jalan menuju RSI suasana berubah mengharukan......
saudara atau tetangga atau keluarga keluar dari ruangan ibu asih (istri pak Udin ) dengan berbulir air mata menetep dari nya.. kabar begitu sesak memukul kami membuat kami langsung shock... putra dari pak udin yang baru lahir telah meninggal barusan...
innalillahi wa inna illaihi rojiun...
suasana langsung berubah
kami langsung menuju ke tempat pa udin, ke tempat inkubator bagian anak...
terbujur kaku seorang bayi mungil tak berdosa di dalam inkubator...
kecemasan kembali membuncah tatkala teriakan histeris dari pak udin membahana...
istighfar .. hanya itu yang bisa kami ucapkan untuk menenangkannya..
.......
semoga pak udin dan keluarga di beri ketabahan
Allah SWT tidak akan pernah menguji diluar kemampuan hamba-Nya
tenangkan hati pak yah....
Labels: perjalanan, sendiri
rasa senang membuncah
tak tau kenapa
ku lihat di hp ku
xl - semarang
hmm.. dah sampe semarang
Labels: perjalanan, sendiri

inget sebuah lagu yang buat aku berfikir jangan2 gue udah bermain hati nih
Main Hati
Seribu wanita yang pernah singgah
Hanya datang dan pergi dan tak ada hati
Kau pun datang ada yang berbeda
Mengapa begini apa yang terjadi
Tak pernah sebelumnya
Tak pernah ku duga
Reff:
Ku akui ku main hati (ku main hati 2x)
Ku tak bisa tuk memungkiri
Ku main hati
Bersamamu ku rasakan
Yang tak pernah kurasakan sebelumnya
Pencarianku berakhir
Karna ku tlah temukan dirimu
Back to Reff: (2x)
Ku main hati … Ku main hati
Ku main hati … Ku main hati
Lirik Lagu Main Hati - Andra and The Backbone
Labels: perjalanan, sendiri
pagi lagi
hmm... masih terus lagi berpusing-pusing dengan hari lagi
hari.. masih terus berputar ....
masih punya banyak utang
utang janji...
bikinin puisi
buat dede
beliin eskrim
buat kaka yang gak mau di panggil kaka (maune mbak)
janji mau pa yah
Labels: perjalanan, sendiri
sakitku pagi ini semakin parah....
aku tak tau hingga kpan aku bisa bertahan
bertahan tanpa-mu
aku tak berfikir untuk bersedih hati
aku rasa tak tau ...
Labels: perjalanan, sendiri

manusia memang dasar suka mengeluh.... hari ini aku mengeluh lagi
ada yang terjadi di hari ini dimana aku melaluli lompatan yang besar ... mencoba menyesaikan semua masalah dalam satu hari (perasaaan biasa deh di tumpuk2 terus)
subhanalloh ada kabar bahagia dari barat sana
barokallahu laka subhanalloh ternyata ukhty eni sukaeni manajemne 03 tanggal 1 juni bakalan menyempurnakan dien nya di indramayu nih.. subhanalloh.. (mau kasih kado apa yah?? doa aja kali yah )
ana baru tau plus nyadar kalo emang dpt kabar itu setelah untuk kedua kalinya ngliat comment di friendster ...
wah jadi krasa tua nie ..
kalah nih ma adik kelas hiks2
Labels: perjalanan, sendiri

aku cari tulisan ternyata dapet tulisan bagus...
semoga aja besok ada doa seperti ini dari anak2 ku amiinn
Wednesday, May 14, 2008
Met Milad Bapak \(^,^)/
Bismillahirrohmaanirrohiim..
Bapak…
Barokallahulaka… hari ini umur bapak udah bertambah.
Ingat loh.. rambut dan janggutnya bapak sudah mulai berubah warna..hehe
Semoga bapak selalu diberi kesehatan dan kemanfaatan umur yang barokah sama Alloh..
Semoga bapak selalu istiqomah dengan amalan yaumiahnya...
Subhanallohu...
Aku bangga punya bapak yang hebat..
Bapak yang bisa menjadi imam di keluarga kita
Bapak yang tidak pernah ketinggalan sholat malamnya, selalu berjama’ah di masjid, tilawah, kerja kerasnya bapak, dan insyaalloh gak pernah ketinggalan waktu duhanya, al-ma’tsuratku masih sama bapak kan? :) jangan lupa dibaca ya... aku dah beli yang baru lagi kok pak :).
Bapak yang selalu ta’lim tiap minggunya.. semoga ilmunya bisa diaplikasikan ya bos.. :)
Udah berapa banyak catatan kajiannya yang ada di komunikatornya bapak? Semoga catatan yang ada bisa mewarnai kehidupan bapak khususnya dengan amal sholih, dan kami sebagai makmum di keluarga...
Bapak.. makasih yah..udah selalu ngasih semangat dan doa untuk kami semua..
Makasih untuk tarbiyah-nya selama ini.
Semoga segala urusan bapak di dunia dipermudah oleh Allah.. dan selalu ada keberkahan Allah yang menyertai ikhtiar bapak..
Bapakku...
Semoga bapak bisa menjadi anak yang sholeh untuk simbah,
Menjadi suami yang tangguh dan bijaksana untuk ibu,
Menjadi bapak yang hebat untu kami anak-anaknya,
Menjadi imam yang sholeh untuk semua orang disekitar bapak...
We love you :)
pada episode kehidupan 14 mei ’85
Labels: perjalanan, sendiri

alhamdulillah beberapa hari telah terlewati....... di gawean baru
mungkin orang tak memeikirkan berapapu uang yang ia buang ketika ia ada ...
contohkan hari ini saja..
aku dapet sms dari downline ku yang katanya kirim transfer ke rekening 500rb tapi ddeposit dia nggak nambah2 ... en tau nggak apa yang dia katakan?
biar aja saya kehilangan uang segitu dari pada pusing .....astaghfirullah hal adzim
demikian teganya ia berkata demikian ... duit 500rb (bukan karena nominalnya yah) di buang demikian saja apa dia nggak pernah berfikir bagaimana saat ia tak punya uang
dalam bulan ini kami (aku sama ummi) harus berjuang dengan uang yang sangat minim masyalloh ternyata seperti ini orang kagak punya duit ...
kata embahku kayak kliyang tau nggak tuh kayak daun yang lepan jatuh dari dahan yang tinggi ... tanpa daya dia jatuh ...
masyalloh beneran kayak gitu.. coba rasain dengan uang alhamdulillah hanya 5rb kamu harus bertahhan 10 hari... bisa nggak yah...
kami sudah merasakannya dan ketika kami mendapatkannya atau menemukannya sungguh luar biasa senangnya kami...
hari ini aku gajian buat yang pertama di sini, tempat kerjaku yang baru... nggak seberapa sih tapi alhamdulillah bari kerja beberapa hari sih
yang penting dekt en bisa menemani ummi
Labels: perjalanan, sendiri
dapet kiriman email dari seorang ikhwah nih
masalah nikah emang ngga pernah habis buat di ulas contohkan aja ikhwah kita yang dari DKI (keren juga yanglain sibuk buat jihad siyasi dia masih bisa tawazu juga tentang kewajiban menjalankan sunnah Rosul ini) meski ane juga nggak tau siapa beliau ya karena forwardan lagi dari ikhwah lain ...
Majelis Cinta: Sebuah Memoar Ta'aruf
Oleh Dani Ardiansyah
Menikah adalah salah satu resolusi hidup yang tidak pernah saya targetkan waktunya. Meski sepenuhnya sadar, bahwa selain sunnah Rasul, menikah juga secara naluriah menjadi hasrat yang paling manusiawi yang terkadang bisa jadi sangat mendesak. Tapi saya benar-benar tidak pernah menargetkannya dengan serius. Berbeda dengan dengan Fachri (AAC), yang serius membuat peta hidup dengan target menikah. Tentu saja banyak pertimbangan yang mempengaruhi sikap saya tentang pernikahan tersebut.
Hingga pada suatu saat, keputusan untuk menikah tiba-tiba saja datang tanpa banyak pertimbangan. Dan sikap saya, tentu saja berbaur. Antara rasa percaya diri dan minder, antara berani dan takut, antara ksatria dan pecundang. Yah, semuanya menjadi satu. Dan saya merasa harus melakukan sesuatu dengan perasaan itu. Saya harus menyublimasi semuanya hingga ada hasil akhir dari perang rasa itu menjadi sebuah sikap: Lahaula walaquwwata illa billah. Tentunya dengan segala prasangka baik pada Allah swt. Bahwa saya akan menjadi ‘kaya’ setelah menikah.
Semuanya harus prosedural, ada tatanan yang tidak bisa sembarangan dilewati. Dan saya, baru saja akan memulai tatanan tersebut. Bidadari yang akan mendampingi saya adalah seorang aktivis, dan saya bisa dikatakan seorang Pasivis (istilah sendiri), Dan tidak ada pilihan, selain saya juga harus mengikuti aturan mainnya. Mulailah proses tersebut. Ta'aruf.
Saya harus mengajak seseorang untuk menemani dalam proses ta'aruf tersebut. Orang tua, tidak mungkin. Mentor kajian, sibuk persiapan Pilkada DKI. Temen ikhwan, jauh-jauh. Kalo temen cowok banyak (jangan mempermasalahkan istilah ikhwan dan cowok ya). Akhirnya, satu-satunya orang yang bisa saya mintai tolong untuk urusan ini adalah Mas Epri Tsaqib. Seorang teman, sahabat, ustadz, moderator milis, dan kadanga-kadang ojek (secara saya sering nebeng motor beliau).
Berangkat dari Jakarta , terminal Lebak Bulus sekitar pkl 14.00 wib. Bis meluncur lambat. Cipularang seakan tak berujung. Sudah habis topik obrolan dengan Mas Epri, saya pura-pura tidur. Mas Epri meneruskan bacaan bukunya. Dan hati, adalah badai tiada henti saat itu. Terminal Leuwipanjang sudah bersekutu dengan gelap saat kami turun dari bis. Lelah. Peregangan adalah hiburan sederhana. Perjalanan menuju tempat ta'aruf msaih cukup jauh. Pecel lele adalah menu paling enak malam itu, tandas.
Satu jam berikutnya kami suidah menginjakan kaki di Banjaran, tepat didepan Masjid Agung Banjaran. Udara dingin Bandung di malam hari mulai terasa. Lelah, tapi tidak menyurutkan semangat saya untuk menyelesaikan misi ini. Setelah merapikan diri alakadarnya, cuci muka untuk sekedar menyegarkan wajah. Saya memakai kemeja biru lengan panjang, celana katun hitam dan sepatu coklat. Semi formal. Mas Epri mengenakan batik lengan pendek, celana cargo hitam dengan saku berlebih dan sepatu cats putih yang tampak contras. Kami sempat tertawa, setelan yang dipaksakan matching.
Seseorang menjemput kami di halaman masjid. Setelah berkenalan alakadarnya, kami segera menuju rumah yang akan memadukan perbedaan, menyepahamkan perselisihan. Majlis ta'aruf.
Salam dan perkenalan mas Epri menjadi pembuka pertemuan malam itu, dilanjutkan dengan sambutan dari wakil akhwat. Pendeskripsian diri masing-masing, tak semudah membacakan curiculum vitae ternyata, mungkin ini lebih kepada rasa dan estetika komunikasi. Bukan sekedar artificial. Brand image harus terbangun malam itu. Sempat terlempar Jokes dari Mas Epri, bahwa itu adalah ta'aruf termalam yang pernah ia hadiri. Hmm, bahkan bagi saya, bukan hanya ta'aruf termalam yang pernah saya hadiri, tapi ta'aruf pertama.
Ta'aruf yang saya alami tidak seperti apa yg dialami oleh fahcri dalam film AAC, kami tidak saling berhadapan, bahkan saya ada di ruangan yang bersebelahan. Dibatasi oleh dinding partisi yang setengahnya adalah kaca. Saya tidak bisa melihat langsung akhwat bicara, begitu juga sebaliknya. Meski sebelumnya, dalam pertemuan online via internet, saya sempat beberapa kali melihat wajah sang akhwat. Jadi saya tidak terlalu mempermasalahkan hal itu. Yang saya inginkan adalah segalanya dapat berjalan lancar dan dalam koridor.
Kami membeberkan segala hal tentang diri, keluarga, aktivitas, pekerjaan, hobby riwayat penyakit dan lain-lain. Dan alhamdulillah, semuanya tidak ada masalah. Semua berjalan dengan baik. Saya beruntung mengajak mas Epri yang memang sudah terbiasa menghadiri majlis ta’aruf untuk membantu adik-adiknya yang mau menikah. Terlebih, beliau juga sudah pernah mengalamai sendiri hal itu.
Salam penutup dan kifaratul majlis mengakhiri pertemuan itu. Sapa hangat dan wasiat dari pihak akhwat mengantarkan kami berpamitan. Tujuan kamiberikutnya adalah Dayeuh Kolot. Rumah Paman. Halaman Masjid Banjaran yang gelap serta alun-alun kota yang lengang, seolah mengantarkan kami meninggalkan kenangan. Sepertinya malam itu saya tidak akan bisa tidur dengan nyenyak. Terlalu banyak hal yang harus saya pikirkan. Malam itu bukan lah sebuah akhir dari proses menuju ke sana . Melainkan sebuah awal, awal dari banyak hal yang akan saya lalui esok hari.
Special thanks to Epri Tsaqib
Jakarta, 9 bulan setelah malam itu.
dikirim ke email ane
Labels: motivation, perjalanan, sendiri
LAGU Gosip Jalanan milik grup musik Slank yang saat ini sedang ramai dibicarakan, tidak jadi diusut lebih lanjut oleh komisi III DPR. Melalui wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR RI, Gayus Lumbuun menyatakan, kasus lagu 'Gosip Jalanan' milik Slank ia serahkan kepada masyarakat luas.
Gayus juga mengakui bahwa DPR perlu diperbaiki, karena banyak kasus yang menunjukkan anggota DPR menerima suap. Selain itu kritik untuk membangun DPR menjadi lebih baik . Gayus menyarankan kritik boleh saja asal dalam penyampaiannya lebih santun. Pasalnya, tidak semua anggota dewan melakukan hal tercela itu.
Mengenai penangkapan Al Amin Nasution yang diduga tertangkap tangan menerima suap, Gayus menilai tidak ada hubungannya dengan dihentikannya pengusutan masalah Slank.
lha nih lagunya
GOSIP JALANAN
Slank
Pernahkah lo denger mafia judi
Katanya banyak suap uang polisi
Tentara menjadi pengawal pribadi
Apa lo tau mafia narkoba
Keluar masuk jadi bandar di penjara
Terhukum mati tapi bisa ditunda
Siapa yang tau mafia selangkangan
Tempatnya lendir-lendir berceceran
Uang jutaan bisa dapat perawan
Kacau balau....... Kacau balau negaraku ini.......
Ada yang tahu mafia peradilan
Tangan kanan buku kiri pidana
Dikasih uang habis perkara
Apa bener ada nafia pemilu
Entah gaptek apa manipulasi data
Ujungnya beli suara rakyat
Mau tau gak mafia di Senayan
Kerjanya tukang buat peraturan
Bikin UUD ujung-ujungnya duit
Pernah gak denger teriakan Allahu Akbar
Pakai Peci kelakuan barbar
Ngerusakin bar orang ditampar-tampar
ASYIK KAGAK?????
Labels: perjalanan, sendiri
